Ikan Koi Bojonegoro

Ikan Koi Bojonegoro. Budidaya ikan koi di Magetan masih menjadi bisnis yang manis di masa pandemi. Warga Desa Driyorejo Kecamatan Nguntoronadi Magetan beternak ikan koi di belakang rumahnya. Ternyata bisa menghasilkan puluhan juta rupiah setiap bulannya, manis banget dan menyegarkan.

Parlan brintik pria berusia 50 tahun yang kini tinggal di desa Driyorejo, sekarang membudidayakan ikan koi atau dalam bahasa Latin disebut Cyprinus Rubrofuscus,selama pandemi Covid-19 ini Parlan brintik beralih profesi denfgan memilih budidaya ikan koi. Dia mengatakan kepada salah satu jurnalis bahwa awalnya hanya menanam ikan mas. Namun belakangan ini harga di pasaran mengalami penurunan. Kemudian ia beralih ke ikan koi.

Ikan Koi Bojonegoro

Awalnya salah satu Pembudidaya ikan koi  sekaligus pejabat pemerintah Kabupaten Ponorogo ini yakni Rio Yustan, (ASN) yang sejak tahun 2017, hingga kini masih aktif dalam budidaya ikan koi dan menunjukkan hasil yang baik.

Saya akui awalnya hanya sekedar hobi, dia mengenal ikan koi sejak duduk di bangku SMP. Namun, ia mulai membudidayakan secara konsisten pada tahun 2017.

Mengapa saya katakan secara konsisten. Karena sejak saya duduk di bangku SMP, koi tidak pernah mati. Kalau dulu hanya dirawat, sekarang dibudidayakan dan dijual, kata Rio,

Pada awal budidaya, Rio mengeluarkan modal awal Rp 25 juta. Dari jumlah tersebut, Rp 7 juta dihabiskan untuk 300 bibit Koi spesies Kohaku, Sanke dan Showa. Sementara itu, Rp 18 juta telah digunakan untuk membangun kolam, membeli saringan, penghapus, dan obat-obatan selama tiga bulan.

Lelaki 39 tahun ini menambahkan, perawatan Koi cukup sulit dibandingkan ikan lainnya. Saat memulai usahanya, dari 300 bibit ikan yang dibelinya, 250 mati.

Saat itu obat ikan sulit ditemukan di Ponorogo dan harus mencarinya dari luar kota, imbuhnya.

Untuk membuat bisnisnya lebih stabil, Rio juga belajar otodidak di Internet. Dari situ, pria beranak tiga ini mengetahui bahwa kunci membudidayakan ikan koi adalah menjaga kebersihan air.

Jaga pH air pada 7-8 dan amonia pada nol. Ini berbeda dengan membudidayakan ikan lain seperti gurame, yang cukup untuk menopang asupan makanan, kata Rio.

Menurutnya, saat membudidayakan ikan koi harus menjaga air, kemudian air memelihara ikan. Oleh karena itu, peran filter air dan penghapus sangat penting.

Jika airnya dijaga maka warna dan corak ikan akan semakin terang sehingga nilai eceran ikan akan semakin tinggi, jelasnya.

Rio mengatakan saat memasuki masa transisi, para pembudidaya ikan koi perlu lebih berhati-hati karena koi rawan penyakit. Karena suhu air yang berfluktuasi.

Ikan Koi Bojonegoro

Selama masa transisi, ikan koi harus diberi makan dua kali seminggu. Pasalnya saat pergantian musim, pencernaan ikan kurang baik sehingga mudah terserang penyakit jika terlalu banyak diberi pakan.

Nanti kalau sudah paham dengan carikan warna dan budidaya ikan, saya sarankan para pembudidaya mencoba pembenihan ikan koi, ujarnya.

Menurutnya, permintaan benih ikan koi di media sosial cukup tinggi.

Di tempat penetasan membutuhkan tiga induk, dua jantan dan satu betina yang ditempatkan di kolam, terangnya.

Ukuran induk juga harus sama yaitu minimal 60 sentimeter, agar didapat benih yang besar.

Media yang saya gunakan untuk menabur di kolam adalah sapu ijuk, tali kulit pohon atau kayu apu. Media berperan sebagai gudang telur, jelasnya.

Ikan koi bisa menghasilkan 4.000 telur sekaligus. Tapi biasanya hanya sekitar 2000 telur yang menetas. Saat benih mulai tumbuh, perlu disortir menurut ukurannya. Hal ini untuk menghindari kanibalisasi antar biji.

Jika perbedaan ukuran terlalu besar, mereka bisa saling makan, katanya.

Rio mengaku mendapat penghasilan tambahan Rp 3 juta per bulan selama pandemi Covid-19.

Apakah anda berminat memulai tahap budidaya Ikan koi dan Merancang Bisnis Ikan Koi? Maka,admin sarankan agar anda mengetahui terlebih dahulu tentang apa itu ikan koi dan bagaiaman cara membeli serta memilih Ikan Koi kualitas terbaik.

Ikan Koi Bojonegoro

Harga murah

Harga ikan koi di tempat kami tentu saja murah,mengapa bisa demikian? Karena ikan koi yang kami tawarkan langsung untuk para pembibit, dan kami tawarkan dengan harga terbaik dan paling terjangkau karena kami memelihara sendiri mempunyai tempat yang memadai dalam pembudidayaan ikan koi, dan kami juag termasuk anggota kelompok pembudidayaan ikan koi di Kediri, Tulungagung dan Blitar. Tepatnya di Joglo Koi Farm Center, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur

Koleksi Ikan Koi Lengkap

Kami menawarkan berbagai jenis ikan Koi. Lebih dari selusin jenis ikan Koi tersedia dari kami. Lokasi kami adalah salah satu pusat Koi terbesar di Indonesia

Layanan terjamin Aman dan Terpercaya

Dengan pelayanan tim profesional kami, kami menjamin pengiriman ikan koi hidup yang anda pesan. Ikan koi yang kami kirim telah menjalani pengkondisian dan karantina yang baik sehingga diterima dalam kondisi baik.

JOGLO KOI FARM

Mojoroto gg 8 Barat. Kota Kediri, Jawa Timur

Kontak: 6285158022759

Berikut beberapa koleksi ikan koi di farm kami

Ikan Koi Hi Utsuri

Hi Utsuri merupakan salah satu jenis ikan Koi yang memiliki warna dasar hitam dipadukan dengan warna merah atau jingga. Hello Utsuri biasanya berwarna jingga saat muda dan berubah warna menjadi merah cerah saat ikan sudah dewasa.

Ikan Koi Tancho

Tancho merupakan jenis ikan koi yang paling digemari para pecinta ikan koi, bahkan kepopuleran tancho melebihi popularitas kohaku. Ikan tancho memiliki warna dasar putih yang dihiasi dengan pola tancho merah atau di bagian kepalanya. Simetri dan penempatan pola merah di kepala menentukan kualitas ikan ini.

Ikan Koi Shiro Utsuri

Shiro Utsuri adalah salah satu jenis ikan koi dengan warna dasar hitam yang dilapisi dengan warna putih. Shiro Utsuri dikatakan berkualitas ketika kombinasi warna-warna tersebut hadir di kepala ikan. Jadi warna pada kepala ikan harus hitam putih.

Ikan Koi Kohaku

Kohaku merupakan jenis koi yang paling tua dibandingkan dengan koi lainnya. Kohaku biasanya memiliki warna dasar putih dengan corak merah. Sebagian besar Kohaku memiliki pola putih dasar terbaik dengan rona merah. Setidaknya terdapat  beberapa jenis yang masih termasuk ke dalam jenis Kohaku , diantaranya ada: Tancho Kohaku, Maruten Kohaku, dan Gin Rin Kohaku.

Ikan Koi Showa Sanshoku

Showa Sanshoku atau lebih dikenal dengan Showa merupakan salah satu jenis ikan Koi dengan kombinasi warna dasar merah dan putih, ditambah dengan warna hitam. Kombinasi warna ini memiliki kemiripan dengan jenis ikan koi sanke, sehingga sulit bagi kita untuk membedakan kedua jenis ikan koi tersebut kecuali kita mengetahui kedua jenis ikan koi tersebut secara detail.

Ikan Koi Taisho Sanke

Sanke Taisho atau biasa dikenal dengan Sanke merupakan salah satu jenis ikan Koi yang memadukan warna dasar putih dengan corak merah dan hitam. Ikan koi sanke dikatakan berkualitas tinggi jika memiliki corak warna seperti kohaku, namun terdapat warna pelengkap yaitu hitam. Variasi ikan Sanke Koi ini antara lain: Sanke Doitsu, Sanke Maruten, Sanke Tancho dan Sanke Gin Rin Sanke.

Ikan Koi Matsuba

Matsuba memiliki warna dasar yang berbeda. Gin Matsuba memiliki warna dasar putih, Ki Matsuba memiliki warna dasar kuning dan alias Matsuba memiliki warna dasar merah. Namun, semua ikan Koi Matsuba memiliki pola jaring biru di punggungnya

Ikan Koi Shusui

Shusui adalah ikan koi yang memiliki kombinasi warna seperti Asagi. Yang membuatnya menonjol adalah pola di bagian atas ikan. Ikan Asagi memiliki pola seperti jaring berwarna biru, sedangkan Shusui memiliki pola garis di sepanjang punggung ikan. Tidak ada perbedaan antara perut, insang dan sirip Shusui, yaitu pola warna merah atau oranye

Ikan Koi Ki Utsuri

Ki Utsuri adalah salah satu keluarga Utsuri yang paling langka. Ikan jenis ini memiliki kombinasi warna kuning dan hitam. Kombinasi warna Ki Utsuri memiliki karakteristik kreatif yang sama dengan Shiro dan Hi Utsuri

 

Add a Comment

Your email address will not be published.